Serangan siber terhadap sistem pendingin supermarket terjadi di tujuh negara Eropa, termasuk Belgia, Swedia, dan Irlandia. Insiden ini mirip dengan serangan sebelumnya di Prancis yang mengakibatkan kerugian besar. Beberapa supermarket melaporkan suhu pendingin yang melonjak hingga 50°C, mengancam kualitas makanan dan menyebabkan pemborosan.
Para ahli cybersecurity mengindikasikan bahwa serangan ini mungkin merupakan tindakan sabotase, bukan sekadar pemerasan, mengingat tidak ada tuntutan finansial yang muncul.


Komentar 0