Petani di Kotabaru, Kalimantan Selatan, mulai beralih ke budidaya udang vannamei karena waktu panennya yang lebih cepat dibandingkan udang jenis lain. Kepala Dinas Perikanan Kotabaru, Zaenal Arifin, menyatakan bahwa udang vannamei dapat dipanen dalam waktu 100 hari, sementara udang harimau memerlukan waktu sekitar enam bulan. Budidaya ini juga lebih efisien karena dapat dilakukan dengan sistem biofloc yang mengurangi biaya modal dan operasional.
Sekitar 30 persen hasil panen memenuhi permintaan lokal, sedangkan sisanya diekspor. Meskipun terdapat tantangan seperti kerusakan embankment dan saluran yang tersumbat, petani optimis dengan hasil yang diperoleh dari budidaya ini, bahkan bisa menghasilkan keuntungan hingga Rp150 juta.





Komentar 0