Yair Golan, pemimpin Partai Demokrat Israel, memperingatkan bahwa Benjamin Netanyahu berpotensi menggunakan serangan militer terhadap Iran untuk mempertahankan kekuasaan di tengah ketidakpastian politik setelah pemilihan umum. Golan menilai bahwa Netanyahu tidak memiliki legitimasi dan kemampuan untuk menangani konflik dengan Iran. Peringatan ini muncul setelah pemilihan parlemen yang tidak menghasilkan mayoritas kursi bagi blok Netanyahu maupun partai oposisi.
Netanyahu sendiri masih menghadapi persidangan kasus korupsi dan tuduhan kejahatan perang.





Komentar 0