Ernawati, penyandang disabilitas yang bergabung dengan Satgas Digdaya Pertamina EP Rantau Field sejak 2024, membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi kontribusinya dalam mitigasi bencana. Dalam pelatihan kebencanaan, ia belajar pentingnya pengetahuan evakuasi yang terbukti vital saat banjir melanda kampungnya di November 2025, menewaskan 101 orang dan merusak ribuan rumah. Dengan kruk sebagai penopang, Erna mengarahkan ibunya yang memiliki keterbatasan pendengaran menuju tempat aman, menunjukkan ketangguhan dan kesiapsiagaan.
Kisah Ketangguhan Erna Menembus Banjir Tamiang dengan Kruk





Komentar 0