Pemerintah Kota Bima, NTB, mendorong penguatan bank sampah berbasis masyarakat seiring timbulan sampah harian yang mencapai 80 hingga 100 ton. Wali Kota Bima, A. Rahman H. Abidin, menekankan perlunya legalitas dan tata kelola yang jelas untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Inisiatif masyarakat dalam pengembangan bank sampah di Kelurahan Monggonao sedang diarahkan untuk memperoleh kejelasan administrasi dan kelembagaan.
Dari total timbulan sampah, sekitar 60 hingga 65 persen diangkut ke tempat pemrosesan akhir. Pemkot Bima berupaya mengoptimalkan kegiatan bank sampah yang ada serta melakukan kajian mengenai rencana pengelolaan dan pembentukan bunker. Diharapkan, langkah ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah dan memperluas upaya pengurangan sampah dari sumbernya.





Komentar 0