Spanyol telah mendeportasi lebih dari selusin migran dari Ceuta, langkah yang menuai kritik dari Amnesty International. Ini merupakan deportasi pertama sejak banyak migran melintas dari Maroko pada Juli lalu. Menurut Kementerian Dalam Negeri Spanyol, deportasi dilakukan setelah permohonan suaka mereka ditolak dan Maroko setuju untuk menerima mereka.
Sekitar 80,000 orang masuk ke Ceuta dalam waktu 48 jam, dan setidaknya 100 orang tewas dalam insiden tersebut. Sementara itu, Amnesty International memperingatkan bahwa hak asasi manusia migran yang dideportasi berisiko, dan menegaskan bahwa Spanyol tidak memenuhi jaminan hak asasi manusia bagi mereka yang melintas di perbatasan.





Komentar 0