Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew, melakukan gestur diplomatik yang tak biasa pada Mei 1973 dengan mengunjungi makam dua marinir Indonesia, Usman dan Harun, yang dieksekusi di Singapura pada 1968. Tindakan ini dilakukan untuk meredakan ketegangan yang muncul akibat eksekusi tersebut, yang sebelumnya membuat hubungan kedua negara dalam keadaan buruk.
PM Singapura Mau Baikan dengan RI, Lakukan Aksi Tak Terduga di Jakarta
Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI





Komentar 0