Davide Tardozzi, manajer Ducati Lenovo, mengkritik pembalap Jorge Martin dari Aprilia Racing setelah insiden kecelakaan yang dialaminya di MotoGP Australia. Kecelakaan pada lap kedelapan sprint race di Sirkuit Phillip Island menyebabkan Martin mundur dari balapan utama akibat retak tulang tangan, meskipun balapan tersebut akhirnya ditunda karena kabut. Tardozzi menyatakan bahwa meskipun Martin sangat kompetitif, kesalahan yang dibuatnya merugikan peluangnya dalam perebutan gelar juara.
Saat ini, pembalap Ducati, Marc Marquez, memimpin klasemen dengan 365 poin, unggul sepuluh poin dari Martin yang berada di posisi kedua. Tardozzi menegaskan pentingnya tidak meremehkan tim lain, terutama mengingat performa kuat yang ditunjukkan oleh Aprilia Racing selama musim ini. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di MotoGP masih sangat ketat dan dapat berubah dengan cepat.
Insiden ini menjadi sorotan dalam dunia MotoGP, mengingat dampaknya terhadap balapan selanjutnya dan persaingan gelar juara. Tim Ducati dan Marquez harus tetap waspada terhadap segala kemungkinan, terutama dengan kompetisi yang semakin ketat di musim ini.





Komentar 0