Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang meneliti sejumlah pengadaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diduga memenangkan perusahaan terafiliasi dengan istri Bima Setiawan, tersangka kasus dugaan korupsi dana bencana. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa ini terkait dugaan konflik kepentingan, karena beberapa perusahaan yang terlibat memiliki komisaris atau direktur yang merupakan istri BMS. KPK mencurigai adanya pengaturan proyek yang menguntungkan pihak-pihak tertentu, termasuk perusahaan dengan hubungan langsung ke Bima Setiawan.
Selain itu, KPK juga menggali kasus dugaan suap dalam pengadaan yang melibatkan pihak swasta di BNPB, menyusul operasi tangkap tangan yang mengakibatkan penangkapan 15 orang pada 13 Oktober 2026.
Komentar 0