Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengusulkan kolaborasi riset dengan Peking University untuk mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa. Ia menekankan pentingnya menciptakan lapangan kerja dan investasi yang merata di seluruh Indonesia agar masyarakat di wilayah lain dapat merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi.
Iftitah mengajak Institute of South-South Cooperation and Development (ISSCAD) dan Peking University untuk melakukan penelitian terapan di kawasan transmigrasi. Penelitian ini mencakup pemetaan potensi ekonomi, identifikasi hambatan investasi, dan kebutuhan keterampilan tenaga kerja, dengan harapan menghasilkan rekomendasi praktis bagi pemerintah dan pelaku usaha.
Dalam kuliah umum di Peking University, Iftitah menegaskan bahwa pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi harus terintegrasi dengan industri dan teknologi, sehingga daerah tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah. Dengan pendekatan ini, diharapkan Indonesia dapat memaksimalkan potensi sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan transmigrasi.
Komentar 0