Sebanyak 752 prajurit TNI Angkatan Laut resmi menyandang baret ungu Korps Marinir setelah menyelesaikan Pendidikan Komando Angkatan ke-180. Pembaretan dilakukan di Pantai Baruna, Malang Selatan, dengan tahapan lintas medan sejauh 300 hingga 350 kilometer sebagai puncak latihan. Para prajurit, yang terdiri dari lulusan Pendidikan Pertama Bintara dan Tamtama, harus melewati berbagai medan berat untuk menguji ketahanan fisik dan mental mereka sebelum dikukuhkan sebagai prajurit petarung.
Penyematan baret ungu ini menandai keberhasilan pendidikan komando dan identitas sebagai prajurit Korps Marinir.





Komentar 0