Posting
senci

Trump buka peluang turut menyerang Houthi setelah 12 orang tewas dalam serangan di bandara Arab Saudi

Bagian dari topik: Trump buka peluang turut menyerang Houthi setelah 12 orang tewas dalam serangan di bandara...
Trump buka peluang turut menyerang Houthi setelah 12 orang tewas dalam serangan di bandara Arab Saudi

Presiden AS, Donald Trump, membuka kemungkinan untuk bergabung dengan Arab Saudi dalam serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman, setelah serangan di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh yang menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut, yang merupakan serangan ketiga di bandara tersebut dalam seminggu. Selain itu, otoritas Arab Saudi menganggap serangan itu sebagai "kejahatan perang" dan koalisi pimpinan Arab Saudi berjanji akan menanggapi.

Serangan di bandara terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan Houthi, yang telah merebut wilayah strategis di Yaman. Korban tewas termasuk warga negara Arab Saudi, Bangladesh, dan negara lain, sementara operasional bandara dihentikan dan beberapa maskapai membatalkan penerbangan. Menteri Luar Negeri AS dan kedutaan negara Barat di Arab Saudi telah memperingatkan warganya untuk menjauhi area tersebut.

Konflik Yaman telah berkepanjangan sejak 2015, dengan upaya koalisi Arab untuk menghentikan Houthi. Gencatan senjata yang dimediasi pada 2022 mulai runtuh, dengan Houthi melancarkan serangan balasan terhadap Saudi sebagai respons terhadap blokade yang mereka sebut selama bertahun-tahun. Serangan terbaru ini memicu kembali perhatian internasional terhadap situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di Yaman.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar