Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang pesat membuat akses informasi bagi anak semakin mudah. Namun, dokter spesialis anak, dr. Novi Yurita Sari, menekankan bahwa kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah tetap perlu dilatih melalui proses belajar yang didampingi orang tua sejak dini. Setiap fase pertumbuhan anak memerlukan pendampingan untuk membentuk karakter dan kognisi yang baik.
Novi menjelaskan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, memberikan stimulasi positif, serta membangun interaksi yang interaktif. Dia menyoroti fungsi eksekutif dalam perkembangan kognitif anak, yang meliputi working memory, inhibisi, dan fleksibilitas berpikir, yang semuanya harus dilatih sejak kecil. Keterlibatan orang tua sangat penting dalam memastikan proses tumbuh kembang anak berlangsung optimal.
Sementara itu, Hanif Ardiyanta Nugraha dari Koding Next Yogyakarta menambahkan bahwa kemudahan akses informasi melalui AI harus diimbangi dengan pembelajaran yang melatih anak berpikir mandiri, termasuk melalui coding. Proses belajar yang melibatkan percobaan, kegagalan, dan perbaikan penting untuk mengembangkan cara berpikir anak dalam menyelesaikan masalah secara terstruktur.
Komentar 0