Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, melakukan normalisasi saluran drainase dan parit untuk mengatasi banjir akibat hujan deras dan pasang air Sungai Kapuas. Wali Kota Edi Rusti Kamtono mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi genangan, terutama saat hujan lebat bertepatan dengan pasang air. Lebih dari 75 persen lahan di Pontianak telah terbangun, mengurangi area resapan air dan meningkatkan tekanan pada sistem drainase.
Selain normalisasi, pemerintah kota juga mengandalkan pompanisasi untuk mempercepat aliran air ke Sungai Kapuas. Untuk penanganan jangka panjang, dibutuhkan kajian lebih lanjut mengenai pembangunan tanggul keliling untuk mengendalikan banjir. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi genangan.
Komentar 0