Presiden AS Donald Trump berencana menghubungi Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meminta penjelasan mengenai kematian seorang pekerja laboratorium di Irkutsk, yang dilaporkan terkait wabah pes. Trump menegaskan bahwa insiden tersebut tidak disebabkan oleh senjata biologis dan menyebutkan bahwa situasi sudah dalam kendali otoritas Rusia. Dalam acara di Oval Office, Trump juga mempromosikan program "Trump Accounts" yang menguntungkan anak-anak Amerika.
Sementara itu, media Rusia melaporkan bahwa hampir 200 orang sedang menjalani pemeriksaan medis terkait wabah tersebut.
Komentar 0