Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, mengumumkan bahwa 90 guru dari Yayasan Indonesia Cerdas akan membantu meningkatkan pelayanan pendidikan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada tahun ajaran 2025-2026. Kehadiran guru-guru ini diharapkan mampu mengatasi kekurangan tenaga pengajar di 137 sekolah dasar dan SMP di wilayah tersebut, melanjutkan program sebelumnya yang telah mengirimkan 50 guru pada tahap pertama.
Bupati Murip menekankan pentingnya dukungan masyarakat untuk menjaga dan melindungi para guru yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara, agar mereka dapat menjalankan tugas pendidikan dengan baik. Ia berharap semua tokoh masyarakat mendukung keberadaan guru-guru ini, sehingga anak-anak di wilayah pelosok dapat memperoleh pendidikan yang optimal.
Ketua Umum Yayasan Indonesia Cerdas, Prof Fransiskus I Widjaja, menegaskan komitmen yayasan dalam meningkatkan pendidikan di Jayawijaya selama lebih dari satu dekade. Ia mencatat bahwa meskipun sudah ada guru yang menjadi ASN dan P3K, kebutuhan akan guru terus ada dan akan selalu berusaha memenuhi permintaan tersebut dengan tenaga pengajar yang berkualitas.
Komentar 0