PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berencana mengembangkan lahan seluas 1 juta hektare untuk produksi bioetanol, mendukung kebijakan pencampuran bioetanol 20% ke BBM bensin. Tiga komoditas utama yang akan digunakan sebagai bahan baku adalah jagung, sorgum, dan singkong, dengan proyeksi menghasilkan 5 juta kiloliter bioetanol. Kerja sama dengan PT Pertamina dan institusi pendidikan akan mendukung penelitian dan pengujian di lapangan, meskipun tantangan perizinan tetap menjadi hambatan.
Proyek ini diharapkan dapat menciptakan 1 juta lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Komentar 0