Penggunaan ChatGPT oleh remaja mendapat perhatian lebih setelah penelitian dari Common Sense Media menyatakan bahwa fitur keamanan yang diterapkan oleh OpenAI tidak memadai. Meskipun OpenAI melaporkan bahwa penggunaan aplikasi oleh remaja terbatas dan lebih banyak digunakan untuk belajar, studi menunjukkan bahwa fitur yang dirancang untuk melindungi remaja dari bahaya, seperti percakapan tentang bunuh diri, sering kali gagal. Peneliti menyarankan agar OpenAI melarang penggunaan platform ini bagi anak di bawah 18 tahun sampai fitur keamanan terbukti efektif.
Kasus-kasus seperti penembakan massal di Tumbler Ridge, Kanada, yang melibatkan remaja, semakin memperkuat tuntutan agar perusahaan teknologi lebih bertanggung jawab terhadap dampak platformnya terhadap kesehatan mental anak.
Komentar 0