Kampung Pelangi di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi kontras dengan kawasan elite di sekitarnya. Meski namanya menggambarkan keindahan, kenyataannya kampung ini adalah permukiman padat dan kumuh, dihuni mayoritas pemulung. Ketua RT setempat, Soleh, menjelaskan asal-usul nama tersebut yang bertujuan mengubah citra kampung ini menjadi lebih positif, meski tantangan infrastruktur dan status lahan masih menjadi kendala bagi warga.
Kontras Kampung Pelangi: Permukiman Padat Nyempil di Kawasan Elite Jaksel
Komentar 0