Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan bahwa sistem perekrutan anak buah kapal (ABK) masih banyak dilakukan melalui calo, yang berpotensi menimbulkan masalah dan kekerasan terhadap ABK. Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP, Mochamad Idnillah, menyebutkan bahwa banyak lowongan kerja ABK ditemukan di media sosial seperti Facebook. Janji-janji yang tidak dipenuhi saat perekrutan, seperti uang muka besar, seringkali berujung pada penghasilan yang jauh lebih rendah saat kapal beroperasi.
KKP: Sistem Rekrutmen ABK Masih Banyak Lewat Calo
Komentar 0