Insiden keamanan Bitget yang terjadi pada 24 September 2026 ternyata tidak disebabkan oleh bocornya private key dompet kripto. Bitget mengonfirmasi bahwa penyerang mengeksploitasi kerentanan pada produk keamanan pihak ketiga, menjamin bahwa dana pengguna tetap aman. CEO Bitget, Gracy Chen, menyatakan bahwa cold wallet tidak terdampak dan saldo akun pengguna tetap utuh.
Investigasi mengungkapkan bahwa sekitar US$388 juta aset keluar dari sistem Bitget akibat insiden tersebut, namun angka ini merupakan hasil rekonsiliasi transaksi yang terkait dengan insiden, bukan pencurian tambahan. Bitget telah mengidentifikasi jalur serangan dan melakukan remediasi terhadap kerentanan yang digunakan. Sejak itu, perusahaan tidak menemukan transfer tidak sah lanjutan.
Sebagai tanggapan, Bitget memperketat kontrol akses internal dan meningkatkan sistem deteksi aktivitas tidak normal. Investigasi forensik masih berlangsung dengan bantuan Mandiant dan SlowMist, serta Bitget bekerja sama dengan penegak hukum dan proyek blockchain untuk melacak aset yang terpengaruh.
Layanan penarikan mulai dibuka kembali secara bertahap, dengan penarikan BTC yang dimulai pada 28 September 2026. Penarikan untuk ETH dan USDT dijadwalkan menyusul, sementara laporan keamanan resmi mengenai insiden ini diharapkan dirilis pekan ini. Kasus ini menunjukkan pentingnya keamanan dalam infrastruktur pertukaran kripto.
Komentar 0