Isu beras fortifikasi menjadi perhatian, namun pedagang warung kelontong di Jakarta Timur mengaku belum menerima produk tersebut. Mereka menyatakan bahwa pasokan beras reguler masih mudah diperoleh, dan masalah yang lebih sering dihadapi adalah fluktuasi harga. Pedagang seperti Sodiq dan Ardi menegaskan bahwa selama 14 tahun berjualan, mereka tidak pernah mengalami kelangkaan beras, meskipun harga beras, termasuk Pandan Wangi Cianjur, mengalami kenaikan.
Kementerian Pertanian sebelumnya mengumumkan bahwa 25 merek beras fortifikasi tidak memenuhi standar gizi.
Komentar 0