Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa rencana pembukaan kembali Selat Hormuz telah dikoordinasikan dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Dalam wawancara dengan CBS, Pezeshkian menyatakan Iran siap memenuhi kewajibannya jika AS setuju dengan proposal tersebut. Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi pasokan minyak dunia dan menjadi titik ketegangan antara Teheran dan Washington selama tujuh bulan terakhir.
Pezeshkian juga menyebutkan bahwa Iran telah membentuk tim yang berwenang untuk membahas rencana ini, yang mencakup perwakilan dari berbagai organisasi, termasuk militer dan parlemen. Sementara itu, Washington belum memberikan tanggapan resmi terhadap proposal Iran, yang mencakup penghentian tindakan permusuhan dan pembebasan aset Iran yang dibekukan.
Komentar 0