Korea Selatan menuntut permintaan maaf dari Ukraina terkait pengungkapan informasi tentang pemindahan dua tawanan perang Korea Utara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan pemindahan tersebut dalam pidato di PBB, yang dianggap melanggar kesepakatan kerahasiaan. Korsel menyatakan penyesalan mendalam dan mempertimbangkan langkah-langkah tambahan jika diperlukan.
Pengungkapan ini dinilai dapat merusak kepercayaan antara kedua negara dan membahayakan hubungan bilateral.
Komentar 0