Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden Soekarno, meninggalkan warisan yang menghubungkan seni dan politik Indonesia. Lahir pada 13 Januari 1953, Guruh dikenal melalui karya musik, tari, dan produksi panggung yang inovatif. Ia mendirikan Swara Maharddhika pada 1977, yang menjadi platform bagi seniman muda untuk bereksperimen dengan seni tradisional dan modern.
Karya-karyanya, termasuk proyek Guruh Gipsy, memadukan gamelan Bali dengan rock progresif, memberikan kontribusi signifikan pada musik eksperimental Indonesia. Selain itu, Guruh juga aktif dalam politik sebagai anggota DPR, mendukung undang-undang yang melindungi hak cipta seniman. Guruh meninggal pada 26 September 2026, namun warisannya dalam seni dan budaya Indonesia akan terus dikenang.
Komentar 0