Empat bandara di Irak, termasuk Baghdad dan Najaf, menghentikan semua penerbangan ke Iran setelah Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru terhadap sektor penerbangan Iran. Sanksi ini merupakan bagian dari upaya AS untuk mengisolasi Iran dari ekonomi global. Penumpang kini harus melakukan perjalanan darat selama minimal 12 jam.
Direktur bandara Najaf menyatakan bahwa semua penerbangan dihentikan berdasarkan arahan dari kantor perdana menteri. Iran mengkritik penutupan ini, menyebut Najaf sebagai pusat penting bagi umat Syiah. Beberapa negara lain juga membatasi penerbangan ke Iran untuk menegakkan sanksi AS, sementara maskapai Iran kini mengandalkan rute yang lebih sedikit untuk tetap beroperasi.
Komentar 0