Di Jepang, praktik tidur siang di kantor dikenal sebagai inemuri, yang berarti tidur sambil tetap hadir. Berbeda dengan pandangan umum yang menganggap tidur saat jam kerja sebagai malas, inemuri justru mencerminkan etos kerja masyarakat Jepang. Peneliti budaya Jepang, Dr.
Brigitte Steger, menjelaskan bahwa tidur di tempat umum dapat dianggap sebagai bagian dari kehidupan sosial dan bukan perilaku negatif. Meskipun inemuri diterima, posisi dalam hierarki sosial memengaruhi seberapa bebas seseorang melakukan praktik ini. Tidur sejenak di kantor dapat menunjukkan kelelahan akibat kerja keras, namun juga menandakan adanya tekanan untuk terus produktif.
Secara umum, tidur siang memiliki manfaat bagi fungsi kognitif, dan di Jepang, inemuri menjadi bagian dari cara masyarakat menyeimbangkan kebutuhan istirahat dengan tuntutan kerja.
Komentar 0