Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan bahwa industri tekstil Indonesia semakin tertinggal, bahkan di bawah Vietnam dan Kamboja. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menyoroti penurunan kontribusi industri ini di ASEAN, meskipun pasar untuk sektor ini masih besar. Pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sedang merancang insentif pajak untuk mendukung pengusaha tekstil, khususnya yang berorientasi ekspor.
Namun, Bob mengingatkan bahwa insentif saja tidak cukup, dan perlu ada perbaikan regulasi perburuhan untuk menarik investasi jangka panjang. Selain insentif PPN, pemerintah juga merencanakan penguatan pasokan bahan baku dan penertiban barang ilegal yang mengganggu industri tekstil, yang berkontribusi sebesar 0,97 persen terhadap PDB Indonesia dan menyerap sekitar 4 juta tenaga kerja.
Komentar 0