Kemudahan transaksi digital membawa risiko yang harus dipahami oleh pengguna. Meskipun indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61%, literasi keuangan masih rendah di 69,57%. Hal ini menunjukkan perlunya edukasi yang lebih baik mengenai risiko keuangan.
Komunikasi yang efektif harus mencakup bukan hanya kemudahan, tetapi juga edukasi keamanan yang berkelanjutan. Dalam situasi krisis, informasi jelas dan akurat sangat penting untuk membantu konsumen mengambil keputusan yang tepat. Oleh karena itu, peran komunikasi, khususnya public relations, menjadi krusial dalam mengelola informasi dan mengurangi ketidakpastian.
Komentar 0