Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, menyoroti tingginya jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural di Kalimantan Barat, meskipun ada tren penurunan. Saat kunjungan kerja di Pontianak, ia menyebutkan bahwa sekitar 5.000 PMI masih berangkat secara nonprosedural, dengan dua faktor utama: kondisi geografis yang memungkinkan akses mudah ke Malaysia dan daya tarik ekonomi.
Yahya meminta pengawasan lebih ketat di jalur-jalur tikus dan edukasi masyarakat tentang risiko bekerja tanpa prosedur resmi. Temuan ini akan menjadi perhatian Komisi IX untuk mendorong koordinasi antara pemerintah dan aparat penegak hukum.
Komentar 0