Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pengelolaan lahan gambut dan mencegah kebakaran hutan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa pembentukan BPGMN melibatkan ilmuwan dan akademisi sebagai upaya memahami masalah dari berbagai sudut pandang. Selain itu, penguatan operasi darat dan keterlibatan masyarakat melalui kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) juga menjadi fokus dalam penanganan kebakaran.
Langkah ini bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan ilmiah, teknologi, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan gambut dan pencegahan karhutla.
Komentar 0