Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menuduh Qatar mendanai media yang menyebarkan kebohongan tentang Israel dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB. Ia menyatakan bahwa Qatar telah menginvestasikan miliaran dolar untuk mempengaruhi opini publik, terutama di kalangan generasi muda, agar membenci Israel dan Barat. Netanyahu juga menuduh Qatar menampung Hamas, yang terlibat dalam serangan terhadap Israel.
Menanggapi tuduhan ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar membantah pernyataan Netanyahu dan menyebutnya sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari masalah internal Israel dan kekejaman yang terjadi di Palestina.
Komentar 0