Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) telah memetakan sejumlah titik rawan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran arus penonton selama ajang MotoGP Mandalika pada 9 hingga 11 Oktober 2026. Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, menyampaikan bahwa langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penanganan sengketa lahan, pencegahan tiket palsu, dan pengendalian tarif akomodasi. Polda NTB membagi wilayah pengamanan menjadi tiga zona kerawanan: Zona Barat, Zona Tengah, dan Zona Timur, dengan fokus pada jalur akses penonton dan potensi kemacetan.
Posko pengamanan gabungan juga akan disiagakan di tujuh pintu masuk strategis ke NTB, termasuk Bandara Lombok dan beberapa pelabuhan utama. Polda NTB telah mendata 18 titik klaim sengketa lahan yang dapat memicu gangguan, dan telah melakukan pendekatan persuasif untuk mencapai kesepakatan damai dengan tokoh masyarakat dan pengklaim lahan.
Komentar 0