Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan Majelis Umum PBB bahwa kebijakan Israel tidak hanya mengancam solusi dua negara, tetapi juga eksistensi hidup Palestina. Dalam pernyataannya, Abbas menyoroti periode berbahaya yang dialami Palestina, termasuk pembunuhan, penghancuran, dan kelaparan. Ia menyebut tindakan Israel di Tepi Barat sebagai rencana kolonial jahat dan meminta komunitas internasional untuk menerapkan solusi dua negara berdasarkan hukum internasional.
Abbas juga mengumumkan rencana pemilihan legislatif pada 28 November, yang merupakan pemilihan pertama dalam 20 tahun.
Komentar 0