Presiden Prabowo Subianto menekankan perlunya melibatkan ilmuwan dan masyarakat desa dalam Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) yang akan dibentuk. Hal ini bertujuan untuk mengelola ekosistem gambut dan mangrove secara lebih efektif. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyatakan bahwa pelibatan ilmuwan penting untuk pengelolaan berbasis pengetahuan.
Pemetaan lahan gambut yang komprehensif juga akan dilakukan untuk mencegah kebakaran. Selain itu, aspek edukasi mengenai pentingnya menjaga lahan gambut akan diperhatikan, dan riset mengenai gambut akan terus dilanjutkan. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menambahkan bahwa BPGMN akan beroperasi di tingkat desa untuk memberdayakan masyarakat dalam pencegahan kebakaran.
Komentar 0