Penasihat pemimpin tertinggi Iran, Yahya Rahim Safavi, memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah dapat meluas hingga ke Samudra Hindia jika Amerika Serikat terus melakukan serangan. Dalam pernyataannya, Safavi menyebutkan bahwa konflik telah meluas dari Teluk Persia dan Selat Hormuz ke Laut Merah, dan respons terhadap serangan lebih lanjut dapat memperluas garis depan hingga ke Samudra Hindia. Pejabat Iran sebelumnya juga telah mengingatkan bahwa serangan terbaru AS dapat memicu respons yang lebih luas dari Teheran.
Meskipun ada kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran, pelanggaran oleh AS terus terjadi, termasuk serangan terhadap infrastruktur sipil. Hingga kini, ketegangan antara AS dan Iran masih berlangsung, terutama di Selat Hormuz, dengan Washington berusaha menghentikan program nuklir Iran yang dianggap berbahaya.
Komentar 0