Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, melakukan pemantauan terhadap percepatan program perumahan di Gorontalo, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tenggara. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, perbankan, dan pelaku usaha untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan program ini. Pada tahun 2026, alokasi Bedah Rumah di keempat provinsi mengalami peningkatan signifikan, dengan Gorontalo mendapatkan 6.066 unit.
Namun, masih ada tantangan seperti keterbatasan tenaga tukang dan akses lokasi. Kementerian PKP juga mendorong penggunaan Kredit Program Perumahan untuk mendukung masyarakat dan UMKM.
Komentar 0