PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengembangkan skema pembiayaan bagi petani yang tidak memiliki slip gaji, dengan total pembiayaan sektor pertanian mencapai Rp2,4 triliun hingga September 2026. Pembiayaan ini mencakup ekosistem agribisnis dari hulu hingga hilir, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BNI Wirausaha. BNI melakukan penilaian menyeluruh terhadap kemampuan usaha petani, mempertimbangkan faktor-faktor seperti produktivitas, arus kas, dan risiko pasar.
Dengan pendekatan berbasis ekosistem, BNI bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan memperkuat rantai nilai pertanian.
Komentar 0