Pemanfaatan teknologi analitik kecerdasan buatan (agentic AI) dianggap krusial untuk meningkatkan keandalan jaringan listrik nasional di Indonesia, terutama dalam mendukung integrasi energi terbarukan. CEO Kayak Analytics, Gibert Espinosa, menekankan pentingnya teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lokal untuk mendukung proyek besar pemerintah, seperti program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 GWp yang direncanakan pada 2026. Pengembangan energi terbarukan memerlukan pemantauan yang presisi terhadap kinerja pembangkit dan kondisi penyimpanan energi, serta pengolahan data oleh tenaga ahli lokal.
Penerapan teknologi analitik terpadu diharapkan dapat menyatukan data dari berbagai sumber energi dan memperbaiki pemeliharaan infrastruktur kelistrikan. Namun, penerapan teknologi ini harus tetap berlandaskan kolaborasi teknis dan kedaulatan data nasional, dengan penempatan infrastruktur di dalam negeri dan program alih pengetahuan bagi tenaga ahli lokal.
Komentar 0