Kusnaedi, seorang jurnalis di Tangerang, Banten, bertransformasi menjadi petani pisang setelah terdampak pandemi Covid-19. Ia memanfaatkan lahan tidur di kampung halamannya di Desa Cileles, Kabupaten Lebak, untuk bertani pisang jenis Cavendish. Bersama kelompok tani Jatanras, Kusnaedi berhasil memperoleh izin untuk mengelola lahan seluas lima hektare dan mengajak sembilan warga untuk bergabung.
Proses pembukaan lahan dan penanaman memerlukan biaya operasional yang signifikan, tetapi kini mereka mampu memanen hingga lima ton pisang setiap dua minggu. Kusnaedi juga berkontribusi dalam program Makan Bergizi Gratis di Banten dan berharap dukungan pemerintah untuk mengatasi kendala distribusi hasil panen. Saat ini, kelompoknya telah menggarap sekitar 30 hektare lahan dengan omzet mencapai Rp30 juta per bulan.
Komentar 0