Anthropic mengumumkan penemuan signifikan di laboratorium biologi mereka di Bay Area, berupa sistem enzim baru yang mirip dengan CRISPR. Penemuan ini melibatkan analisis DNA dari bakteriofag dan dilakukan oleh tim peneliti manusia dalam waktu singkat. Meskipun CEO Anthropic, Dario Amodei, mengakui bahwa penemuan ini didasarkan pada penelitian sebelumnya, mereka tetap menekankan bahwa Claude, model AI mereka, berkontribusi dalam proses pencarian data.
Amodei juga menyatakan kekhawatirannya terhadap potensi risiko AI, termasuk bioterrorisme, namun optimis bahwa AI dapat menyembuhkan banyak penyakit dalam 5-10 tahun ke depan. Saat ini, eksperimen fisik di laboratorium dilakukan oleh ilmuwan manusia, meskipun ada kemungkinan untuk otomatisasi di masa depan.
Komentar 0