Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, hadir di Sidang Majelis Umum PBB dengan membawa foto mendiang Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS dan Israel pada Februari lalu. Dalam pidatonya, Pezeshkian mengutuk tindakan terorisme dan serangan ilegal terhadap Iran. Ia menyatakan bahwa rakyat Iran menjadi korban, dan menyoroti bahwa serangan tersebut juga menewaskan anggota keluarga Khamenei serta pejabat pertahanan dan pakar nuklir lainnya.
Pezeshkian menegaskan bahwa serangan tersebut mencakup pengeboman sekolah yang mengakibatkan kematian anak-anak. Meskipun ada kesepakatan untuk menghentikan perang, ia menyebut bahwa AS sering melanggar perjanjian tersebut.
Komentar 0