Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi dengan santai ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan memberlakukan tarif hingga 100 persen terhadap pembeli minyak Rusia. Menurut Airlangga, Indonesia telah melakukan pembelian minyak dari Rusia dalam periode yang diperbolehkan. Ancaman ini muncul setelah Kongres AS mengesahkan RUU sanksi baru untuk menekan Rusia terkait perang di Ukraina.
Indonesia baru saja memulai impor minyak mentah dari Rusia, dengan tahap pertama sudah berjalan dan tahap kedua sedang dalam proses. Impor ini dilakukan melalui skema kerja sama antarpemerintah dan Indonesia mendapatkan jatah 150 juta barel dari Rusia.
Komentar 0