Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) menyambut positif kebijakan pemerintah yang menghentikan impor singkong. Kebijakan ini dinilai dapat meningkatkan harga singkong domestik yang kini mencapai sekitar Rp2.400 per kilogram, serta membuka peluang pasar baru melalui industri bioetanol. MSI mengapresiasi dukungan Menteri Pertanian dalam mendorong pengembangan bioetanol, yang diharapkan dapat menciptakan pasar besar bagi petani.
Untuk mendukung kebutuhan bioetanol, MSI siap mengembangkan 500 ribu hektare lahan singkong, namun menekankan pentingnya penyediaan benih unggul dan dukungan sektor hulu. MSI juga berkomunikasi dengan investor untuk pengolahan singkong menjadi bioetanol, dengan harapan sinergi antara pemerintah, petani, dan industri dapat terjalin untuk meningkatkan produksi dan membuka pasar baru.
Komentar 0