Sebuah survei oleh Gallup menunjukkan bahwa sekitar 68% pengguna AI harian di Amerika Serikat merasa khawatir tentang teknologi ini. Meskipun banyak yang menggunakan AI untuk tugas sehari-hari, kekhawatiran terhadap dampaknya meningkat, terutama di negara-negara Barat. Di AS, 74% responden melaporkan merasa cemas, sementara hanya 36% yang percaya AI akan membantu negara.
Berbeda dengan itu, di negara-negara seperti Singapura dan China, mayoritas pengguna optimis bahwa AI akan meningkatkan kehidupan mereka. Meskipun ada rasa ingin tahu dan harapan terhadap AI, banyak yang tetap skeptis terhadap akurasi hasil yang diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun adopsi AI meningkat, kekhawatiran publik terhadap teknologi ini juga semakin besar, menciptakan tantangan bagi pengembang dan pembuat kebijakan.
Komentar 0