Pertamina EP Zona 7 melalui Jatibarang Field melaksanakan program pendampingan pertanian di Jatisura, Indramayu, yang telah meningkatkan produktivitas panen padi. Program ini dimulai sejak 2025 dan kini telah memasuki masa panen kedua. Sebelum program, lahan sawah tadah hujan di daerah tersebut hanya mampu dipanen satu kali dalam sebulan.
Dengan bantuan uji laboratorium dari Universitas Padjadjaran, Pertamina mengidentifikasi kekurangan unsur hara dan melakukan proporsionalisasi pupuk. Selain itu, dibangun sumur bor, diterapkan agen hayati, dan dipasang Rumah Burung Hantu untuk mengendalikan hama. Hasilnya, volume panen meningkat dari 6,5 ton per hektare menjadi 8,5-11 ton per hektare, dan frekuensi panen meningkat dari satu kali menjadi dua kali setahun.
Program ini terus berkembang, kini melibatkan 60 petani dengan total lahan 114 hektar.
Komentar 0