Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa selama periode 1-15 September 2026, Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara, mengalami 321 kali gempa vulkanik dangkal. Selain itu, terdapat 12 kali gempa embusan, satu kali tremor nonharmonik, dan 12 kali gempa vulkanik dalam. Pengamatan visual menunjukkan adanya embusan asap putih setinggi 500 meter dari kawah.
Meskipun aktivitas vulkanik belum menunjukkan peningkatan signifikan, potensi ancaman gas beracun dan erupsi freatik tetap ada. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan lahar saat musim hujan dan tidak mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.
Komentar 0