Penggunaan kontrasepsi di Indonesia masih didominasi oleh perempuan, dengan 96,7 persen peserta KB adalah wanita, sementara laki-laki hanya 3,3 persen. Data ini berasal dari Pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) 2025, yang menunjukkan bahwa proporsi perempuan peserta KB tidak jauh berbeda dari data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017. Menurut dr.
Fajar Firdawati dari BKKBN, masih ada anggapan bahwa kontrasepsi adalah urusan perempuan, padahal keputusan seharusnya diambil bersama pasangan. Metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntik KB, diikuti oleh implan, pil, dan IUD. Sementara itu, penggunaan kontrasepsi oleh laki-laki masih rendah, dengan pilihan terbatas pada kondom dan vasektomi.
Komentar 0