China baru saja meluncurkan dua sistem eksplorasi mineral berbasis kecerdasan buatan (AI), yaitu AI-GeoMapping dan AI-OreSeeking, yang dapat memangkas waktu eksplorasi dari enam bulan menjadi hanya seminggu. Sistem ini dikembangkan oleh China Geological Survey (CGS) dan diperkenalkan dalam China Mining Conference and Exhibition ke-28 di Tianjin. AI-GeoMapping menggabungkan big data dan teknologi informasi untuk mempercepat pemetaan geologi dengan akurasi lebih dari 90%.
Sementara itu, AI-OreSeeking khusus untuk eksplorasi mineral, mampu mengidentifikasi target eksplorasi dalam waktu lima hari. Teknologi ini dapat digunakan untuk berbagai mineral, termasuk emas, besi, dan litium.
Komentar 0