Masuk

Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga

Presiden AS Donald Trump mengumumkan perubahan nama "artificial intelligence" menjadi "super intelligence" di hadapan Sidang Umum PBB. Ia beralasan istilah baru ini lebih tepat dan elegan, mengingat kemampuan teknologi tersebut yang kini melampaui manusia. Perubahan ini memicu beragam reaksi, dari dukungan atas kemajuan teknologi hingga kritik yang menilai langkah ini sebagai upaya Trump untuk memicu kontroversi.

Jika negara lain mengikuti, pandangan terhadap teknologi ini bisa berubah signifikan. Di Indonesia, istilah "akal imitasi" mulai digunakan sebagai padanan untuk AI, sementara pemerintah berencana menerbitkan peta jalan AI nasional.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar